Sakitnya
Tuh Di Sini
Suatu hari di siang bolong, Lady Cempluk mengajak
Gendhuk Nicole yang berumur tiga tahun beli bakso. Dari rumahnya di Karang Asem
menuju warung bakso di Adisucipto pas depan Toko Roti Purimas3. Ndilalahnya,
pas di perempatan bang jo Fajar Indah, motore mati. Ternyata bensinnya kering
kerontang seperti aspal jalanan.
Sambil nggendong Gendhuk Nicole, Lady cempluk
markirke motore di kantor pemasaran di Fajar Indah. Numpang biar ndak
mengganggu ketertiban umum. Lalu Lady Cempluk nyari yang jualan bencin eceran.
Setelah jalan sekitar 200 meter, akhirnya Lady Cempluk nemu bensin. Senengnya
bukan kepalang, seperti nemu air di musim kemarau. Wajahnya langsung sumringah.
“Bu, minta tolong beli bensinnya sekalian pinjem
botolnya. Motornya mogok disitu,” sambil nunjuk lokasi motor.